*Januari 2005*
*Tanggal : 1*
Suku Kurdi di Utara Iraq pertama dalam sejarah dapat menunaikan haji ke
Makkah dengan menggunakan pesawat terbang, melalui bandara internasional
Hawler, ibukota Arbil. Sekaligus ini juga untuk pertama kalinya bandara
internasional Hawler dipergunakan bagi penerbangan haji, semenjak jatuhnya
pemerintah Saddam Husein.
*Tanggal : 5*
Dua belas penduduk Israel terluka akibat serangan missil yang dilancarkan
pejuang Palestina dari wilayah Gaza. Hamas menyatakan bertanggung jawab atas
serangan missil itu. Missil yang diluncurkan Hamas itu, sebagai balasan atas
serangan tank-tank Israel ke daerah-daerah pertanian, yang mengakibatkan
sejumlah petani Palestina luka dan tewas.
*Tanggal : 6*
Pertemuan khusus para pemimpin Asean dibuka Jakarta dan dihadiri Sekjen PBB,
Kofi Annan. Pertemuan khusus ini diselenggarakan sesudah terjadinya bencana
gempa dan tsunami yang melanda negara-negara Asean. "Negara-negara di dunia
menaruh perhatian dan keprihatinan yang mendalam atas bencana gempa dan
tsunami yang melanda negara Asean, khususnya di Sumatera", ungkap Kofi
Annan. Selanjutnya, kata Annan, setidaknya telah ada komitmen dari
negara-negara Barat sebesar 1 milyar dolar, sebagai dana yang bersifat
darurat. Sejumlah negara lainnya, menyatakan kesediaannya untuk membantu,
yang totalnya mencapai 3,7 milyar dolar. Sedangkan, dari kalangan pengusaha
di negara-negara Barat, tak kurang 650 juta dolar. Negara-negara Islam, tak
ketinggalan, seperti Saudi dan kawasan Teluk, ikut menyumbangkan mencapai
600 juta dolar.
*Tanggal : 8*
Pemimpin pembrontak Kristen di Sudan Selatan, Pendeta Dr. John Garang
membuat rencana perdamaian di wilayah yang menjadi ajang konflik dengan
pemerintah di Khartoum. Pemimpin SPLA Dr. John Garang dalam konferensi di
Nairobi, Kenya itu, menyatakan akan mendorong terwujudnya perdamaian di
Selatan, dan merencanakan masuk dalam pemerintahan persatuan nasional di
Khartoum. Rencana perdamaian ini akan mengakhiri konflik berkepanjangan yang
sudah berlangsung selama 21 tahun. Sudan Selatan merupakan penghasil minyak
yang sangat besar, sehingga AS mempunyai kepentingan di wilayah itu.
*Tanggal : 10*
Rakyat Palestina memilih presiden yang baru, sebagai pengganti Yasser Arafat
yang meninggal di Paris. Dalam pemilu itu, Mahmud Abbas, berdasarkan hasil
sementara menunjukkan perolehan suara yang cukup besar, 62%. Sementara itu,
lawannya, yang memimpin kelompok Fattah baru Marwan Barghoutti mendapat
19,8%.
*Tanggal : 30 *
Sebanyak 44 orang tewas akibat bom mobil di Iraq, yang terjadi di wilayah
yang mayoritas penduduknya Syiah. Bom mobil itu meledak di tiga tempat di
Bagdad, Basra, Baquba dan Mosul.
*Februari 2005*
*Tanggal : 20*
Mantan Presiden AS George Bush (sr) dan Bill Clinton melakukan kunjungan ke
Aceh, melihat langsung para korban Tsunami. Bush dan Clinton, juga
mengujungi Masjid Baiturrahman, di Banda Aceh dengan menggunakan helikopter
militer. Selanjutnya, Bush dan Clinton juga mengunjungi Masjid di Lampuuk.
"Saya belum pernah dalam hidup saya peristiwa yang sangat luar biasa seperti
ini," kata Bush.
*Tanggal : 28*
Seratus orang tewas akibat bom mobil yang meledak di pasar, di mana
orang-orang sedang berkerumun. Peristiwa ini terjadi di wilayah Basra yang
dihuni kaum Syiah.
*Maret 2005*
*Tanggal : 17*
Tentara Suriah dan intelejennya menarik seluruhnya kekuatan mereka dari
Lembah Bekaa, Lebanon. Jumlah tentara yang ditarik itu 14.000 personel,
sedangkan personel intelejen berjumlah 4.000 orang. Peristiwa ini menandai
berakhirnya pengaruh Suriah di Lebanon yang sudah berlangsung lebih dari dua
puluh tahun.
*Tanggal : 29*
Gempa yang berkekuatan 8,7 skala richter meluluhlantakkan Nias. 70% bangunan
yang ada di Pulau Nias itu menjadi puing. Ini bencana kedua yang dahsyat
sesudah tsunami di Aceh, Desember tahun sebelumnya.
*April 2005*
*Tanggal : 1*
Menara yang sangat indah berwarna kuning kemilau, yang tingginya 52 meter,
di kota Samarra, yang dibangun pada masa Khilafah al-Mutawakkil, di ledakkan
tentara Amerika. Bangunan, yang sangat indah dan bersejarah itu dibangun
pada tahun 850 hijriyah atau abad ke 8 M.
*Tanggal : 6*
Mantan pemberontak Kurdi, Jalal Talabani terpilih menjadi ketua parlemen
Iraq. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah kelompok Kurdi memegang
jabatan tertinggi di Iraq. Sementara itu, kelompok Syiah, yaitu Ibrahim
Ja’fari sebagai perdana menteri, kelompok Sunni, Ghazi al-Yawari menjadi
wakil presiden.
*Mei 2005 *
*Tanggal : 10*
Para pemimpin Arab dan Amerika Latin melakukan pertemuan puncak di Brasilia,
Brasil. Dalam pertemuan itu menghasilkan resolusi mengutuk pendudukan Israel
di tanah Palestina. Selain itu, meminta agar Israel meninggalkan tanah yang
diduduki sejak perang tahun 1967. Konferensi itu meminta agar Israel
menyerahkan Yerusalem Timur kepada pihak Palestina, yang akan menjadi
ibukota negeri Palestina. Pertemuan itu diakhiri kerjasama antara
negara-negara Amerika Latin dan Arab. Hadir Mahmud Abbas, dan juga Presiden
Brasi, Lula da Silva.
*Tanggal : 29 *
Saad Hariri putra mendiang Presiden Lebanon, Rafiq Hariri, mendapat suara
128 kursi dalam pemilihan di Lebanon. Kemenangan Saad Hariri ini menandakan
kemenangan kelompok yang anti Suriah di Lebanon. Dengan demikian, Suriah
harus meninggalkan Lebanon, di mana tentara Suriah berada di negeri itu
sudah lebih dari 20 tahun. Ini bukti keberhasilan tekanan Amerika atas
Lebanon.
*Juni 2005*
*Tanggal : 4*
Pemerintah Amerika, melalui Departemen Pertahanan mengakui telah terjadi
penghinaan terhadap al-Qur’an di kamp Guantamo. Al Qur’an dikencingi dan
dibuang ke toilet. Ini bukan pertama kalinya dilakukan tentara Amerika, hal
ini terjadi juga di Iraq dan Afghanistan.
*Tanggal : 7 *
Presiden George W.Bush dan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, menyetujui
penghapusan utang 37 negara miskin di Afrika. Amerika juga setuju membantu
negara-negara yang dilanda kekeringan seperti Somalia dan Ethiopia serta
Eritrea.
*Tanggal : 17*
Seribu tentara Kyrgiztan dengan menggunakan gas air mata dan peluru tajam
menghadapi demonstran yang mengepung ibukota Bishkek. Ratusan orang tewas
akibat tindakan militer Kyrgiz yang amat brutal. Sementara itu, Pejabat
Presiden Kyrgiz, Kumarovbek, diam seribu bahasa menghadapi kekerasa itu.
*Tanggal : 30*
Pemerintah Sudah, yang dipimpin Omar Hasan el-Bashir, membebaskan tokoh
utama oposisi di Sudan, Dr.Hasan Turabi, yang dipenjara beberapa tahun.
Langkah pembebasan ini adalah upaya yang dilakukan Hasan el-Bashir untuk
melakukan rekonsiliasi secara nasional. Sehingga Sudan menjadi kokoh
menghadapi kekuatan luar.
*Juli 2005*
*Tanggal : 5*
Ribuan muslim berkumpul di depan monumen pembantaian di Srebenica, mengenang
kembali peristiwa yang sangat mengerikan, ketika orang-orang muslim dibantai
oleh rejim Serbia, tanpa belas kasihan. Mereka menemukan 600 kerangka
jenazah orang muslim yang dibantai, dan dikuburkan oleh sanak famili mereka.
*Tanggal : 7*
Ledakan bom mengguncang pusat kota metropolis London, menewaskan 45 orang,
dan ratusan lainnya luka-luka. Lagi-lagi, yang dituduh adalah jaringan
al-Qaeda di Eropa. Peristiwa ini menghentakkan jutaan orang Eropa, yang tak
mengerti tentang kenyataan ini.
*Tanggal : 15*
Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, memberlakukan hukum darurat di
Selatan Thailand. Dengan diberlakukan keadaan darurat ini, pemerintah dapat
melakukan penyadapan, penangkapan, dan sensor surat kabar. Sebelumnya, di
wilayah itu terjadi ledakan bom yang menewaskan tiga orang polisi dan
menyebabkan puluhan lainnya luka-luka.
*Tanggal : 20 *
Walikota London, Ken Livingstone, menyatakan kebijakan Baratlah, yang
menyebabkan lahirnya radikalisme di kalangan ummat Islam. Ditanya soal bom
mobil, Ken menyatakan ini hanya akibat dari kebijakan Amerika di Timur
Tengah dan Israel, tegasnya.
*Tanggal : 27*
Skandal kejahatan yang dilakukan militer Amerika di penjara Abu Ghuraib
terkuak berkat pengakuan dari orang-orang yang dibebaskan dari penjara itu.
Cara-cara kotor dan penyiksaan, termasuk pelecehan seksual dilakukan tentara
Amerika untuk mendapat pengakuan.
*Tanggal : 31*
Iran menyatakan akan melakukan pengayaan uranium untuk kepentingan damai.
Langkah Iran ini menimbulkan kegelisahan di kalangan Uni Eropa, Amerika dan
Israel.
*Agustus 2005*
*Tanggal : 1*
Raja Fahd bin Abdul Aziz meninggal dunia. Fahd, sudah lebih lima tahun tidak
efektif lagi dalam mengelola kekuasaannya. Sementara, putera mahkota Raja
Abdullah menggantikan Fahd. Ia dikenal lebih puritan.
*Tanggal : 3*
Mahmoud Ahmadinejad dilantik menjadi presiden Iran. Ia memenangkan pemilu
yang digelar secara bebas di Iran dengan perolehan suara 6l,6%, mengalahkan
mantan Presiden Rafsanjani. Ahmadinejad dijuluki oleh pers Barat, sebagai
tokoh garis keras. Sementara itu, di ujung Afrika Utara, militer Mauritania
melakukan kodeta terhadap Presiden Maaouya Ould Sid’ Ahmad Taya, yang
diktator, dan dikenal mempunyai hubungan dekat dengan Israel. Kudeta itu
terjadi saat Taya berkunjung ke Saudi, menghadiri pemakaman Raja Fahd.
*Tanggal : 27 *
Aktris Jane Fonda dan George Galloway melakukan tour untuk kampanye anti
perang Iraq. Keduanya juga mengecam kebijakan Bush di Iraq, yang dianggap
melanggar nilai kemanusiaan dan demokrasi. Jane Fonda, dikenal pula sebagai
aktivis anti perang Vietnam.
*Tanggal : 29*
Badai Katrina meluluhlantakkan Lousiana. Badai dengan kecepatan 140 mil atau
224 km perjam itu, menyapu bersih pantai negara bagian itu, termasuk wilayah
teluk Mexico.
*Tanggal : 31*
Sebanyak 695 orang tewas sebagian besar tercebur di sungai Tigris, dan
sebagian yang lain tewas akibat terinjak-injak. Peristiwa ini terjadi di
Masjid Kadhimiyah, saat peringata as-Syura, yang merupakan hari penting,
bagi kaum Syiah. Peristiwa naas yang menyebabkan, banyaknya korban ini
terjadi karena adanya isu bom yang akan meledak.
*September 2005*
*Tanggal : 1*
Pakistan menyatakan siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Pernyataan ini digelar oleh Menlu Pakistan, Mahmoud Kasuri, setelah ia
bertemu dengan Menlu Israel, Silvan Shalom. Pertemuan kedua Menlu itu
berlangsung di Istambul dan yang difasilitasi oleh pemerintah Turki.
*Tanggal : 12*
Israel menarik seluruh tentara dari Gaza dan Tepi Barat. Ini menandai
berakhirnya pendudukan yang dilakukan Israel terhadap wilayah itu, yang
sudah berlangsung selama 38 tahun. Ribuan orang berpawai di jalan-jalan
mengungkapkan kegembiraan mereka, hingga larut malam.
*Tanggal : 20*
Presiden Bangladesh meninggalkan Cina dan kembali ke negaranya, akibat
terjadinya ledakan bom di ibukota Bangladesh, Dakka. Akibatnya ratusan orang
tewas. Peristiwa ini pertama kali di Bangladesh. Polisi belum menemukan
siapa pelaku dan dalangnya.
*Tanggal : 29*
Presiden Abdul Aziz Baouteflika membuat rencana perdamaian dan rekonsiliasi
nasional. Rencana presiden Aljazair ini untuk mengakhiri konflik dan perang
suadara yang sudah berlangsung lebih seperempat abad di negeri itu. Dalam
referendum yang digelar itu, mayoritas rakyat menyatakan setuju.
*Oktober 2005*
*Tanggal : 1*
Dengan dukungan tentara Irak, sekitar seribu tentara AS berupaya
menghancurkan kelompok perlawanan yang berbasis di kota perbatasan Suriah,
Saadah dan al-Qaim. Operasi itu diberi sandi Matador. Ratusan warga sipil
menjadi korban kekejaman militer AS.
*Tanggal : 6*
Presiden George Bush menolak penarikan tentara Amerika dari Iraq, sampai
hancurnya jaringan teroris di negara itu, kilahnya. Tentara AS yang tewas
telah mencapai lebih dari 2.000 orang. Sementara itu, tuntutan penarikan
tentara Amerika dari Iraq semakin kuat, terutama di dalam negeri.
*Nopember 2005*
*Tanggal : 10 *
Bom bunuh diri menghancurkan tiga hotel di Amman, Yordania. sebanyak 57
orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Hotel Grand Hyyat dan Radison
menderita kerusakan paling parah. Salah seorang korbannya adalah sutradara
dan produser film terkenal Mustafa Akkad, yang membuat film Lion On the
Desert dan Ar-Rasul.
*Tanggal : 16*
Ikhwanul Muslimun berhasil mengubah sejarah politik Mesir. Gerakan da’wah
yang didirikan Hasan al-Banna ini secara mengejutkan memenangkan pemilihan
parlemen dan mengantongi suara 88 kursi (20%). Pemimpin Ikhwanul Muslimun,
Dr.Mahdi Akif, secara tegas menolak ajakan pemerintah untuk melakukan
koalisi. Ikhwan mempunyai peluang untuk maju dalam pemilihan presiden
mendatang.
*Tanggal : 21*
Perdana Israel Ariel Sharon menyatakan keluar dari Partai Likud dan
membentuk partai baru, Kadima. Partai ini menampung berbagai tokoh, termasuk
mantan pemimpin Partai Buruh, Simon Pherez. Likud merasa kecewa, karena
Likud dianggap tidak sejalan dengan garis politik yang ingin ia jalankan,
terutama untuk membuka hubungan politik dengan pihak Palestina.
*Desember 2005*
*Tanggal : 17 *
Presiden George Walker Bush, tak dapat berkutik lagi, atas rancangan
undang-undang yang diajukan Senator John Mc.Cain untuk melarang: "Perlakuan
maupun hukuman yang tidak manusiawi dan merendahkan terhadap para tahanan"
di penjara Amerika. Sebelumnya, rancangan itu disetujui Senat dengan 90
suara menyetujui, sedang 9 menolak. Di tingkat parlemen, usulan Mc.Cain itu
mendapat dukungan 308 suara setuju, sementara 122 menolak. Dengan demikian,
Presiden Bush tidak memiliki pilihan lain, kecuali menerimanya tanpa harus
melakukan veto atas rancangan undang-undang yang sudah disetujui parlemen
tersebut. Ini menunjukkan kekalahan Bush secara telak. Bahkan, Senat Amerika
juga menyatakan tidak akan memperpanjang lagi undang-undang Security Act.
Perubahan ini terjadi akibat kian gencarnya tekanan dari gerakan HAM
internasional sejak terbongkarnya penyiksaan yang dilakukan oleh tentara AS
di penjara Abu Ghuraib, Baghram (Afghanistan), maupun di Guantamo.